• Website dalam perbaikan. Website dalam perbaikan.. Admin
  • Website masih dalam perbaikan.. admin

Dana Desa Belum Turunkan Kemiskinan

Rabu, 20 Desember 2017 ~ Oleh redaksi berita ~ Dilihat 8 Kali

Magelang, 18/12/2017 Kemenkeu - Alokasi dana desa terus meningkat dalam 4 tahun terakhir namun belum dapat menurunkan kemiskinan. "Ini sudah kelihatan bahwa dalam 4 tahun ini jumlah kemiskinan kita nggak menurun cepat padahal uang yang dialokasikan ke desa itu sudah meningkat. Itu tetap kemiskinan bentuknya stagnan. Maka kita semua perlu memikirkan dan bekerja mencari solusi," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada kegiatan dialog interaktif Diseminasi Dana Desa di Gedung Olahraga (GOR) Gemilang, Kabupaten Magelang pada Sabtu (16/12).

Salah satu tantangan bagi para kepala desa dalam mengelola Dana Desa adalah penyusunan program yang efektif untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat desa. "800 juta sampai 3,5 milyar (anggaran dana desa) tergantung dari desa setiap tahun diharapkan bisa dipikirkan untuk memperbaiki kondisi masyarakat dengan memberikan pekerjaan tapi kemudian juga sekaligus proyek itu bermanfaat bagi desanya," ungkapnya.

Menurut Menkeu tiap desa di Indonesia memiliki keunikan, sehingga diharapkan para kepala desa dalam mengoptimalkan dana desa dengan cara memikirkan musyawarah dengan masyarakatnya,  sehingga dapat diidentifikasi program apa yang terbaik bagi desanya. "Ada pendamping, kalau pendampingannya itu belum memenuhi yang diharapkan bisa belajar antar kepala desa," kata Menkeu.

Menkeu pun memberikan contoh berbagai program yang saat ini telah dilaksanakan. "Dalam hal ini pak camat, ada 21 kecamatan disini juga bisa membantu memberikan penguatan. Namun jumlah anggaran itu bisa dipakai sebanyak mungkin untuk hal-hal yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Tadi ada yang membuat saluran air, ada yang membuat di desa lain adalah usaha untuk kegiatan pariwisata lokal, ada yang membuat untuk modal awal dari BUMDes nya," jelas Menkeu. (ip/rsa)

 Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/dana-desa-belum-turunkan-kemiskinan/

KOMENTAR

  1. ARTIKEL TERKAIT